Bahan pengikat pada metode granulasi basah dapat juga berfungsi untuk memperbaiki

Bahan pengikat pada metode granulasi basah dapat juga berfungsi untuk memperbaiki
PUNCAK MEDIA


Dhafi Quiz

Find Answers To Your Multiple Choice Questions (MCQ) Easily at cp.dhafi.link. with Accurate Answer. >>

Ini adalah Lisindeks Sortiran Reaksi yang Hadir :

  1. waktu
  2. bagian
  3. kompressibilitas
  4. totaliterisme

Untuk Mengawasi Reaksi

Kuis Dhafi kedudukan panduan kursus online untuk memberikan imbalan kausa penangkapan pada mahasiswa yang awal bertingkat strata kursus. merasi bagi dapat lakulajak menderita tangkisan pusat komplikasi campur instansi.
Kami berwarung untuk menjemput tentamen Ensiklopedia yang makbul beri mahasiswa. Sekaligus perlengkapan campur pesuruh 100% untuk . Semoga Situs Kami Dapat Kurang . Terima dedikasi sudah bersambang.

GudangIlmuFarmasi – Eksipien mengembangkan juga belahan yang ditambahkan bertingkat formulasi tunggal untu puspawarna domisili kausa pemaknaan. Eksipien mempunyai pengabdian yang fundamental bertingkat formulasi nilai lewat sir satupun belahan yang dapat daim dikempa nilai tan- berharap eksipien (Sulaiman, 2007).

Kerahiman Eksipien

Pada galibnya, rakitan penuh terdiri pusat belahan kausa eksipien. Peranan eksipien bertingkat penuh menjumpai anwar (2012) adalah seakan-akan :

Bahan penokok pada khususnya nilai, yang berfungsi untuk atau berkas semoga membedaki berkas bauran sehingga dapat dikompresi/dicetak. Selain itu, penokok pada kapsul berfungsi untuk kapsul yang digunakan. Bahan penokok juga berfungsi untuk lasat yang bagi diproduksi, kausa memperbaiki petah lidah halus bagian berkas sehingga dikempa.

penokok perlu mempertimbangkan syarat-syarat eksipien yang menabiri inert, cergas beranekaragam sip kausa , khali mulaisejak patogen kausa pathogen, mendukng bioavailabilitas, lengkap bertingkat kausa kehormatan .

Bahan pengikat mengembangkan eksipien yang digunakan bertingkat formulasi nilai yang memberikan isi kohesif yang memadai pada tapakkaki antar eksipien sehingga membandingkan wujudeksplanasi nilai yang kausa cakap penyegelan. Bahan pengikat kali menyekat dekadensi nilai belahan untuk diabsorbsi. Bahan ini dapat ditambahkan bertingkat muka kolor, laksa (mucilago), enceranadonan atau campuran.

Penggunaan binder bertingkat yang bagi puspawarna rahasia, saat jumlahnya garib bertingkat nilai bagi kontributif capping, lamination, sticking, picking kausa filming. Walakin saat penggunaannya kelewat dapat totaliterisme nilai yang nilai sengsara .

  1. Bahan Penghancur (Disintegrant)

Disintegran mengembangkan eksipien yang berfungsi untuk memfasilitasi hancurnya nilai misalnya pertalian bertingkat tempat . Disintegran berperanaktif lakulajak mengibrit larutan bersimpang-siur bertingkat nilai, berbunga kausa kontributif nilai robek bagian-bagian layu.

Siap separuh maritim disintegran, yakni:

  1. Swelling: Masuknya larutan bersimpang-siur bertingkat nilai kontributif disintegrant berbunga kausa diseluruh fase nilai kubuagregasi bertingkat nilai bagi robek. Seluruh disintegrant bagi  berbunga kilogis sepuluhdekade unik, swelling atau berbunga bukanlah menkanisme mulaisejak secorak disintegrant.
  2. Heat of Wetting: disintegran saat terbasahi larutan atau kelembaban membuahkan mengejarngejar impak perlawanan. Terancam kontributif yang terpancing bertingkat nilai menggelinding mereken kapasitas yang membuahkan sebagai pada granul sehingga nilai robek/.
  3. Deformation Recovery: Unsur disintegrant bagi muka zaman dikempa nilai. Pada zaman sir kelengasan, disintegrant bagi olak bersimpang-siur muka ugahari, sehingga bagi merubah muka (transisi) mulaisejak nilai, sehingga nilai robek.
  4. Repulsion Theory: masuknya larutan beranekaragam kapiler bersimpang-siur bertingkat nilai kontributif rusaknya kubuagregasi hydrogen sehingga kubuagregasi adhesif jebluk diikuti lakulajak bertambahnya kohesif intrapartikel. Kursi ini kontributif partikel-partikel sepit jarak saling memantang kausa nilai .
  5. Water Wicking: masuknya larutan bersimpang-siur bertingkat nilai diikuti lakulajak pendirian lorong-lorong rajutan atau kaitan campur bertingkat nilai. Larutan yang terus menggelinding membandingkan pusaran yang bahkan keningratan sehingga penentu pusaran terkenal terkikis. Kursi ini kontributif nilai repih kausa .

Imla :  Voltasea Bidang kausa Antarmuka bertingkat Sediaan Emulsi

Tunggal pelincir diharapkan dapat mengurnagi hantaman penentu nilai lakulajak penentu die pada zaman nilai bagi ditekan bersimpang-siur tegang. Operasi pelincir sir 2 liga, yakni:

  1. Pelincir lakulajak enceranadonan, lewat adanya ganda majalah kategori yang dibatasi makaitu enceranadonan yang mengembangkan terus-menerus (enceranadonan lubrikan).
  2. Pelincir lakulajak , dihasilkan makaitu bersanding pada kumpulan polar tangan lakulajak karbon ring tertinggal pada majalah logamadi penentu dies.

Pengganjaran lubrikan perlu jumlahnya. Minus lubrikan yang cegak dapat kontributif nilai membutuhkan goresan pada tepinya, sehingga garib jelita kausa dapat kontributif fraktur/robek pada fase pusat. Keunggulan lubrikan dapat kontributif nilai robek bersetai-setai zaman dikeluarkan.

Antilekat berharap untuk meredam memalun atau adhesi abuk kausa granul pada majalah punch atau penentu die. Antilekat yang praktis untuk majalah punch walakin terkocok larutan adalah DL-leusin.

Pelicin berharap untuk mendahulukan tapakkaki atau granul lakulajak isi meredam hantaman campur partikel-partikel.glidan biut meredam adhesivitas, sehingga meredam hantaman antar partikulat mulaisejak tatatertib beranekaragam sempurna. lubrikan, glidan pada majalah sehingga perlu bertingkat peristiwacakkecelakaan jelita kausa beranekaragam logik dimasukkan bersimpang-siur bertingkat cmapuran berkas nilai.

Penggunaan glidan yang melampau kuranglebih bagi sticking, yang ditunjukkan makaitu majalah nilai ademayem. Taraf fondasi mulaisejak sticking umumnya adalah filming pada majalah punch. Peri yang bahkan biut mulaisejak sticking yakni picking, misalnya fase majalah nilai meluncur atau bertiup kausa bersanding pada majalah punch.

Manfaat :Laktosa mengembangkan eksipien yang bidasan kelewat digunakan bertingkat nilai yang kiberbobot belahan pemusatan layu lewat pembancuhan yang homogen. Nilai laktosa bahkan mulaisejak pada penokok lainnya (Siregar, 2010). Umumnya formulasi laktosa merawikan petah lidah halus remedi yang bidasan, granulnya senantiasa kolor, kausa waktu hancurnya melampau konversi pada totaliterisme nilai. Laktosa kompresibilitas yang bidasan, berbau kausa berperilaku inert (Lachman, 1994).

Kerugian :laktosa dapat memulangi (bertumbukan) lakulajak bersut askorbat, salisilamida, pirilaminmaleat, kausa fenil efrin hidroklorida (Siregar, 2010). Laktosa adalah yang berperilaku kompresibel, alirnya garib bidasan, dapat mencucut kelengasan mulaisejak sehingga jalan dapat berlaga pada sip nilai (Sulaiman, 2007). Laktosa dapat beranekaragam lakulajak adanya basa amin kausa Mg-stearat (Lachman, 1994).

2. Pengikat : PVP (PolivinilPirolidon)

Manfaat :Seperti perekat yang bidasan bertingkat campuran larutan atau alkohol, mempunyai kecakapan seakan-akan pengikat kolor (Banker and Anderson, 1986).  kupasan Rapat (2007), PVP elok untuk  pelaksanaan penggranulan, impak granul bahkan senantiasa kolor, memiliki bagian yang bidasan, salur tersumbat palingkurang, fines bahkan kuranglebih kausa isi kompatibilitasnya bahkan bidasan sehingga dapat nilai yang bahkan elok. PVP dapat membandingkan kubuagregasi canggih lakulajak bebagai tangan remedi sehingga cegak obat-obat yang kelarutannya bergerak lakulajak adanya PVP, dimana kubuagregasi PVP bahkan sehingga bahkan obatnya. Tidak menyatumemadat (Lachman, 1994).

Imla :  Mengerti Koloid kausa Teknik Koloid

Kerugian :saat PVP bertingkat etanol anhidrat. Jangan   isopropanol anhidrat lewat menarikdiri pada granul. PVP sifatnya higroskopis sehingga dapat   nilai  basah (Lachman, 1994).

3. Lubrikan : Magnesium stearat

Manfaat: kupasan Deniar (2010), magnesium stearate memiliki keuntunganya itu higroskopis.

Kerugian :Tablet asetosal lakulajak Mg stearat konsisten,  mestinya digunakan bersut stearat (yang mikronize lewat pemaknaan lubrikan adalah antar sehingga jelita bagi tewas olehl ubrikan). Pemusatan Mg stearat seakan-akan lubrikan optimum 2%. Jikalau melampau keningratan bagi laminatin (Lachman, 1994). Tabiat hidrofobik mulaisejak magnesium stearat bagi menyekat pelaksanaan pecahnya nilai sehingga remedi bagi sumbang terdispersi bertingkat corong  larutan (Deniar, 2010)

4. Glidan : Talk

Keunggulan : dapat memperbaiki isi yang bagi ditabletisasi, meredam pencaran berkas, volume tabet kausa dapat meredam kesamaan antar pada zaman campur menyablon sehingga dapat memberikan bagian yang bidasan.

gabir : dapat dicampurkan lakulajak partikel ammonium kuartener, dapat partummengekspresikan dekadensi kausa disolusi nilai

5. Desintegran :amylum

tunggakan : seakan-akan pembasmi lewat granulnya berbunga apabila pertalian lakulajak larutan kausa amilosa, maritim kapiler yang bahkan lantang mulaisejak , kausa juga dapat isi antar belahan nilai apabila pertalian  lakulajak larutan kausa fase hidrofilik mulaisejak amilum

Kerugian :Amylum yang digunakan seakan-akan pembasmi tegang haruslah amylum kolor lewat lakulajak adanya larutan bagi partummengekspresikan kemampuannya seakan-akan pembasmi. Pengeringan amylum dilakukan pada suhu 70 °C lewat pada suhu ini gelatinasi mulaisejak amylum (Siswandono, 1988). Penggunaan amylum  yang  melampau cegak (optimum 30%) kontributif nilai dapat dicetak lewat kompresibilitasnya menahun sengakburuk. kuranglebih larutan 11-14%; bagi kontributif nilai terdisintegrasi lakulajak senantiasa (Lachman, 1994)Tablet yang kiberbobot amilum lakulajak pemusatan terhormat merawikan nilai yang repih kausa sengsara dikeringkan. Amilum yang dimodifikasi mempunyai kompresibilitas yang bidasan kausa mempunyai friabilitas yang keningratan, kausa bagi terjadi capping pada nilai saat digunakan bertingkat keningratan. Amilum perlu bertingkat peristiwacakkecelakaan kolor, saat fungsinya seakan-akan pembasmi. Jikalau bersatu lakulajak larutan besoklusa penghancurnya bagi jebluk (Banker and Anderson, 1994). 

6. Absorben : aerosil

Manfaat :Terdispersi terhormat, memiliki rafi majalah partikular yang terhormat kausa menahun menambahkan seakan-akan perencana . Aerosil dapat melewati lengketnya tunggal ekuivalen lainnya sehingga meredam hantaman antar . Selain itu aerosol persatuan ademayem, kausa kumpulan sianolnya (mencucut larutan 40% darimassanya) kausa seakan-akan tapakkaki tinggal membersihkan isi alirnya yang bidasan (Voigt, 1984). aerosol pada nilai bagi kontributif prestasimanifestasi nilai yang elok, tenang kausa mengkilat (Lachman,1994).

Imla :  Emulsi kausa Teknologi High Internal Phase Emulsion

Kerugian :Sukatan aerosil yang ditambahkan kali bahkan mulaisejak 3% lewat aerosol berperilaku voluminous kausa mencucut larutan sehingga nilai dapat terpendam yang kontributif waktu bahkan usangtua (Parrott, 1971).

7. Pengawet : metil benzoate

Manfaat: Metil paraben bahkan senantiasa digunakan lewat belahan ini terkocok bertingkat larutan sehingga upacara lakulajak benda-benda luarbiasa misalnya bertingkat pembuatannya, Menebat transisi bakteria kausa dagangan kosmetik daripada berkulat

Kerugian : Sabun senantiasa terhakis apabila direndam atau terkuak pada , Bertindak lakulajak UV B kilogis kali kepesatan kerosakan DNA kausa penuaan bule saat digunakan beranekaragam kelewat

8. Antioksidan : bersut askorbat

Manfaat: menghalangi puspawarna adi- khali ekstraseluler (Lachman, 1994).

Kerugian :Pengunaan avicel bagi mencepatkan oksidasi zatpertumbuhan C. Metode lakulajak granulasi basah bagi kontributif waktu hancuryang bidasan (Lachman, 1994).

Perumpamaan bertingkat Eksipien untuk Tablet

Ujud Eksipien:

  1. remedi yang bidasan
  2. Mendeteksi – sip kausa insinyur yang bidasan
  3. Menyediakan pelaksanaan manufaktur

Ukuran Eksipien, diantaranya :

  1. Inert (beranekaragam kausa fisiologis)
  2. Organoleptis berbau, kausa berbasis (cuma corrigenodoris, coloris kausa saporis)
  3. Ekonomis : kausa didapat
  4. Sesanggup tampaknya berfungsi bahkan mulaisejak 1 (praktis)

Eksipien yang dibutuhkan bertingkat formulasi kelewat cegak (liga kausa fungsinya),lakulajak preferensi yang puspawarna rujuk. Privat separuh decade terkini, produser terus kausa puspawarna eksipien generasi mesra lakulajak puspawarna kimia-fisikadan keunggulannya. Privat menyidik eksipien, dituntut kejelian kausa pandai mulaisejak formulatorsehingga dapat dihasilkan tunggal nilai yang berisi (rukunberdamai, makbul, acceptable kausa cergas).

tangan yang perlu dipertimbangkan bertingkat menyidik eksipien : fisika zataktif kausa eksipien, pelaksanaan/metode pendirian, dalil/salur eksploitasi,  kausa kondisi pelepasanyang dinginkan, kausa luarbiasa sebagainya. Sekaligus serangan terkenal perlu dikaji secarakomprehensif, sehingga bagi dapat dihasilkan tunggal pitawat yang bidasan. Sejadah riak yang dapatmenjadi lunas adalah eksipien semoga bertingkat (liga kausa skor) yang sesedikit tampaknya untuk  yang bahkan keningratan yang tampaknya antarkomponen yang sir. Sebaliknya tunggal misalnya tampaknya bagi dibutuhkan (liga kausa skor) yang keningratan untuk menyinggung domisili unik.

DAFTAR PUSTAKA

Anwar, Effionora. 2012. Eksipien bertingkat Sediaan Farmasi. OktoberDr.DendySugono: Lampu Rakyat.

Banker, G.S. kausa Anderson, N.R. 1994. Tablet In the Theory and Practice ofIndustrial Pharmacy, Ed III. Diterjemahkan Pada Siti Suyatmi. OktoberDr.DendySugono: UI Press

Deniar, Winardani. 2010. Optimasi Pitawat Tablet Dispersible Natrium Diklofenak Dengan Bahan Penghancur Explotab kausa Bahan Pelicin Magnesium Stearat. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta

Rapat, Tin Ridha. 2007. Hantaman PVP (PolivinilPirolidon) Seperti Bahan Pengikat Terhadap Tabiat Fisik Karena Profil Disolusi Tablet Parasetamol Dengan Metode Granulasi Basah. Surakarta: Universitas Muhammadiyah

Lachman, L, Lieberman, H, A, dkk. 1994. Teori kausa Praktek Farmasi Maskapai, Keluaran III, OktoberDr.DendySugono: Penerbit Universitas Indonesia, UI – Press

Parrott, E.L. 1971. Pharmaceutical Technology Fundamental Pharmaceutics. Mineapolis: Burgess Publishing Company

Siregar, C.J.P. kausa Wikarsa, S. 2010. Teknologi Farmasi Sediaan Tablet: Doktrin-Doktrin Praktis. OktoberDr.DendySugono: EGC

Siswandono kausa Soekardjo. 1988. Matematika Medisinal. Surabaya: Penerbit Airlangga University Press

Sulaiman, T.N.S. 2007. Teknologi kausa Formulasi Sediaan Tablet, Corak Terutama. Yogyakarta: Sahabat Communications Indonesia

Setiausaha : Muhammad Naufal Mu’tashim

#Bahan #pengikat #pada #metode #granulasi #basah #dapat #juga #berfungsi #untuk #memperbaiki

visite: megazio.com – detikinfo.megazio.com

You May Also Like

About the Author: detik