Investasi Saham Perusahaan Asurasnsi Harus di Lakukan Secara Matang

Investasi Saham Perusahaan Asurasnsi Harus di Lakukan Secara Matang
detikinfo.megazio.com

Investasi Saham Perusahaan Asurasnsi Harus di Lakukan Secara Matang

detikinfo.megazio.com – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia atau AAjI yang wajib menilai perusahaan asuransi harus selalu melakukan investasi saham dengan secara matang.

Kerugian dalam jangka pendek disinilai AAJI tidak menjadi masalah besar jika investasi beroriantasi denga jangka panjang.

Direktur Eksekutif AAJI Toger Pasaribu menilai investasi asuransi di pasar modal tidak berbagai risiko yang membayangi.

Pengelolaan dana miliki nasabah melalui investasi harus mengutamakan kahati-hatian tetap beroriantasi profit njangka panjang.

“Potret investasi tidak bisa dilihat dalam jangka pendek, harus dilihat dalam potret jangka panjang, bagaimana dia harus diatas inflas, diatas pertumbuhan ekonomi, diatas bunga deposit. Dalam jangka panjang saham akan naik? Iya, asalkan emitennya bagus,” ujar Togar.

Dia menjabarkan salah satu upaya mitigasi risiko investasi dilakukan dengan secara kuat. Meskipun terdapat banyak kemungkinan penurunan nilai, selama saham yang dibeli sudah di aman dan bepotensi tumbuh, risikonya pun relatif terkendali.

Investasi Saham Perusahaan Asurasnsi Harus di Lakukan Secara Matang

Selain itu, perusahan asuransi perlu melakukan diversifikasi portofolio dengan tetap memperhatikan kualitas instrumen investasinya.

Togar menyebutkan bahwa barang-barang yang dibeli tetaplah harus bagus meskipun banyak. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa industri asuransi jiwa melakukan dive investasi ke sejumlah instrumen.

Namun, penempatan investasi di pasar modal tetap mendominasi dari waktu ke waktu. Penempatan investasi reksadana tercatat sebesar Rp 158 terliun persen dari total investasi industri senilai Rp 468,8 triliun.

Baca juga:

Adapun, investasi di saham tercatat senilai Rp 130,5 triliun atau 27,8 persen dari total sehingga investasi di pasar modal mencakup sekitar 61,6 persen dari total investasi industri.

Pada tahun 2016 lalu, investasi saham tyercatat mendominasi portofolio dengan komposisi 32,5 persen total investasi. Namun, porsinya turun dalam lima tahun terakhir sehingga reksadana portofolio yang dominan.

Togar menilai penempatan saham di kelompok LQ45 memang memiliki risiko lebih rendah meskipun begitu, perusahaan asuransi tetap harus melakukan analisa secarea mendalam terkait keputusan investasinya karena status LQ45 itu pun tetap menyimpan risiko.

Sumber : finansial.bisnis.com

Penutup

Demikianlah informasi mengenai Investasi Saham Perusahaan Asurasnsi Harus di Lakukan Secara Matang semoga bisa bermanfaat buat Anda.

#Investasi #Saham #Perusahaan #Asurasnsi #Harus #Lakukan #Secara #Matang

You May Also Like

About the Author: detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *