Makanan Untuk Penderita Gagal Ginjal

Makanan Untuk Penderita Gagal Ginjal – Liputan6.com, Jakarta Penting bagi penderita penyakit ginjal untuk mengetahui makanan yang harus dihindari. Ginjal menyaring darah, membuang limbah dari urin, menghasilkan hormon, menyeimbangkan mineral dan menjaga keseimbangan cairan. Jika organ ini terganggu, masalah kesehatan bisa muncul.

Gangguan ginjal yang umum termasuk batu ginjal, infeksi ginjal, dan gagal ginjal. Jika penyakit ginjal terjadi, perlu diperhatikan pola makan sehari-hari. Makanan tertentu harus dihindari atau dikurangi jika Anda memiliki masalah ginjal.

Makanan Untuk Penderita Gagal Ginjal

Menghindari atau membatasi makanan tertentu dalam diet Anda dapat membantu menjaga kesehatan ginjal Anda. Pembatasan diet bervariasi sesuai dengan stadium penyakit ginjal. Diet ramah ginjal, atau diet ginjal, biasanya mencakup pembatasan natrium dan kalium hingga 2.000 mg per hari dan fosfor hingga 800-1.000 mg per hari.

Makanan Penyebab Ureum Tinggi Yang Berisiko Penyakit Ginjal

* Fakta atau Mitos? Untuk memverifikasi keaslian informasi yang dikirimkan, silakan WhatsApp. Cek fakta nomor Liputan6.com 0811 9787 670 dengan mengetikkan kata kunci yang diinginkan.

Makanan kaleng, seperti sup, sayuran, buah-buahan, ikan dan kacang-kacangan umumnya merupakan pilihan yang layak untuk dimakan. Namun, sebagian besar makanan kaleng mengandung natrium dalam jumlah tinggi, yang dapat meningkatkan umur simpannya. Pasien ginjal harus menghindari makanan dengan kandungan natrium tinggi.

Vitamin C berlimpah dalam jeruk, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Namun, jeruk mengandung potasium yang tidak baik untuk penderita gangguan ginjal. Pemilik dengan penyakit ginjal harus membatasi konsumsi jeruk atau jus jeruk dalam diet mereka. Anggur, apel, dan cranberry bisa menjadi alternatif yang aman untuk vitamin C.

Daging olahan adalah daging yang telah diasinkan, dikeringkan, diasap atau diawetkan. Beberapa contoh termasuk ayam, bacon, pepperoni, dendeng dan sosis. Daging olahan sering mengandung banyak garam untuk meningkatkan rasa dan mempertahankan rasa. Bahkan daging olahan pun kaya akan protein. Semua ini harus diminimalkan atau dihindari bagi penderita penyakit ginjal.

Makanan Sehat Untuk Penderita Jantung Lemah (kardiomiopati)

Kentang adalah umbi-umbian yang tinggi kalium. Kentang harus dihindari atau setidaknya dikurangi untuk orang dengan masalah ginjal. Untungnya, beberapa makanan kaya kalium, termasuk kentang, dapat direndam atau dicuci untuk mengurangi kandungan kaliumnya. Memotong kentang menjadi irisan kecil dan tipis dan merebusnya setidaknya selama 10 menit dapat mengurangi kandungan kalium sekitar 50%.

Soda, terutama soda berwarna gelap, mengandung zat aditif yang mengandung fosfor, yang tidak baik untuk ginjal. Tidak seperti fosfor alami, fosfor dalam bentuk suplemen tidak terikat pada protein. Tubuh menyerap fosfor tambahan ini ke tingkat yang lebih besar daripada fosfor alami, dari hewan atau tumbuhan.

Roti gandum bisa menjadi pilihan yang lebih sehat, terutama karena kandungan seratnya yang tinggi. Namun, penderita gangguan ginjal sebaiknya menghindari roti jenis ini karena kaya akan fosfor dan potasium. Semakin banyak dedak dan biji-bijian dalam roti, semakin banyak fosfor dan kalium yang dikandungnya.

Seperti roti gandum utuh, beras merah adalah gandum utuh dengan kandungan kalium dan fosfor yang lebih tinggi daripada nasi putih. Penderita penyakit ginjal tetap bisa makan nasi merah, namun dalam porsi yang terkontrol dan seimbang dengan makanan lain.

Buah Yang Baik Untuk Dikonsumsi Bagi Kesehatan Ginjal

Pisang rendah sodium tetapi buah ini juga dikenal dengan kandungan potasiumnya yang tinggi. Satu buah pisang menyediakan 422 mg potasium, yang harus dihindari oleh orang dengan masalah ginjal.Orang dengan penyakit ginjal kronis harus menghindari buah ini.

Susu dan produk susu seperti keju dan yogurt adalah sumber alami fosfor, kalium, dan protein yang baik. Namun, mengonsumsi terlalu banyak susu, bersama dengan makanan kaya fosfor lainnya, dapat memengaruhi kesehatan tulang penderita penyakit ginjal. Jika ginjal rusak, mengonsumsi terlalu banyak fosfor dapat menyebabkan penumpukan fosfor dalam darah, yang dapat melepaskan kalsium dari tulang. Itu bisa menipiskan tulang dan melemahkannya seiring waktu.

Makanan cepat saji bisa menjadi sumber sodium diet yang sangat baik. Ini adalah makanan instan seperti pasta, pizza beku, dll. Makanan cepat saji yang berat tidak hanya mengandung natrium dalam jumlah besar, tetapi juga biasanya kekurangan nutrisi.

Buah-buahan kering seperti kismis, kurma atau plum juga harus dibatasi. Saat buah dikeringkan, semua nutrisi terkonsentrasi, termasuk potasium. 4 buah kurma dapat menyediakan 668 mg potasium dan satu cangkir plum dapat menyediakan 1.274 mg potasium.

Pedoman Gizi Untuk Penyakit Ginjal (kdoqi 2020 Update)

Tomat juga merupakan buah yang kaya akan potasium. Penderita penyakit ginjal sebaiknya menghindari tomat dan produknya seperti saus tomat. Satu cangkir saus tomat dapat mengandung hingga 900 mg potasium Makanan perusak ginjal Diterbitkan: 14 Februari 2019 Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 Waktu baca: 5 menit

Ginjal merupakan salah satu organ vital tubuh. Ginjal menyaring darah, membuang limbah melalui urin, menghasilkan hormon, menjaga keseimbangan mineral dan keseimbangan cairan dalam tubuh.

Namun, untuk mencegah atau mengurangi risiko penyakit ginjal, sebaiknya hindari dan batasi makanan tertentu dalam diet harian Anda. Ini secara tidak langsung membantu mengurangi akumulasi infeksi dalam darah, meningkatkan fungsi ginjal dan mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut.

Iklan pembelian obat segera dikirim! Free ongkir se Indonesia ️ Cod ️ Gratis konsultasi dengan apoteker ️ Bisa pesan sekarang

Buat Penderita Penyakit Ginjal, Ini 7 Pantangan Makanan Saat Kreatinin Sedang Tinggi

Penggunaan diet ketat dan jumlah makanan tertentu tergantung pada tingkat kerusakan ginjal. Penatalaksanaan pasien penyakit ginjal yang masih dalam kategori ringan tentu akan berbeda dengan pasien penyakit ginjal stadium akhir atau gagal ginjal, meskipun keduanya memerlukan pengawasan ketat terhadap asupan makanan.

Alpukat mengandung banyak nutrisi, termasuk lemak, serat dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan jantung. Namun alpukat merupakan buah yang harus dihindari penderita ginjal karena mengandung banyak potasium.

Selain kalori dan gula yang terdapat pada cola dan minuman ringan lainnya, kandungan zat aditif seperti fosfor juga terdapat pada minuman bersoda, terutama pada minuman berwarna gelap. Fosfor digunakan dalam minuman untuk meningkatkan rasa, memperpanjang umur simpan (tanggal kadaluwarsa) dan mencegah perubahan warna minuman. Kelebihan fosfor ini juga mudah diserap oleh tubuh dan tidak terikat dengan protein, sehingga penyakit ginjal dapat dihindari.

Pasien ginjal harus menghindari makanan kaleng seperti sup, sayuran, kacang-kacangan atau sarden kalengan karena biasanya tinggi sodium atau sodium. Natrium sendiri digunakan sebagai pengawet untuk meningkatkan umur simpan. Bagi penderita ginjal, asupan makanan dengan kadar natrium rendah harus dibatasi.

Ini Penjelasan Dokter Terkait Rumor Penderita Sakit Ginjal Tak Boleh Makan Tempe

Pasien ginjal sebaiknya tidak makan roti gandum dan memilih makan roti tawar dengan kandungan tepung halus. Meskipun roti gandum kaya akan serat, roti gandum juga mengandung fosfor dan kalium, sehingga tidak baik untuk penderita ginjal. Selain itu, kedua jenis roti tersebut biasanya mengandung sodium, sehingga disarankan untuk memperhatikan label nutrisi pada setiap bahan dalam roti tersebut.

Seperti roti gandum utuh, beras merah adalah gandum utuh dengan kandungan kalium dan fosfor yang lebih tinggi daripada nasi putih biasa. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap menggunakan nasi putih biasa atau Anda dapat menggunakan soba sebagai pilihan yang baik untuk pasien ginjal.

Iklan pembelian obat segera dikirim! Gratis ongkos kirim se-Indonesia ️ Cod ️ Gratis konsultasi dengan apoteker ️ Order 6. Pisang

Seperti halnya alpukat, pisang juga merupakan buah yang berbahaya bagi ginjal. Alasan untuk ini adalah adanya potasium dalam pisang. Meskipun pisang secara alami rendah sodium, pisang mengandung potasium yang tinggi. Sebagai pilihan lain, Anda bisa mencoba makan nanas yang rendah potasium.

Makanan Rendah Protein Yang Aman Untuk Ginjal

Susu dan produk berbahan dasar susu lainnya mengandung berbagai vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh, namun terlalu banyak mengonsumsi susu bersama dengan makanan kaya fosfor lainnya dapat membahayakan kesehatan tulang, terutama bagi penderita penyakit ginjal. Ini terjadi karena ginjal yang rusak menumpuk fosfor dalam darah, yang melemahkan tulang dari waktu ke waktu dan meningkatkan risiko patah tulang. Selain itu, susu kaya akan potasium dan kaya protein, sehingga konsumsinya harus dibatasi untuk menjaga kesehatan ginjal.

Jeruk dan jus jeruk dikenal kaya akan vitamin C, namun nyatanya juga kaya akan potasium, sehingga harus dihindari atau dibatasi, terutama oleh penderita penyakit ginjal. Anggur, apel atau cranberry bisa menjadi pilihan karena memiliki kandungan potasium (kalium) yang rendah.

Daging olahan yang diasinkan, dikeringkan atau dikalengkan seringkali dianggap tidak sehat karena mengandung bahan pengawet dan tinggi protein. Bacon, pepperoni, hot dog, beef dan hot dog adalah contoh daging olahan yang harus dihindari. Daging olahan juga mengandung garam dalam jumlah tinggi untuk meningkatkan rasa.

Acar atau makanan yang diawetkan atau diasamkan biasanya tinggi garam (natrium). Karena itu, makanan kaya natrium harus dibatasi, terutama bagi penderita penyakit ginjal.

Rsab Harapan Kita

Aprikot kaya akan vitamin A, vitamin C dan serat serta kaya akan potasium (kalium), yang tidak baik untuk ginjal. Ini dapat dihindari dengan mengonsumsi aprikot kering karena rendah kalium, tetapi harus dihindari oleh penderita penyakit ginjal.

Iklan pembelian obat segera dikirim! Gratis ongkos kirim di Indonesia

Kentang dan ubi jalar adalah sayuran kaya kalium, tetapi beberapa makanan tinggi kalium yang dapat direndam atau dicuci dan direbus selama sekitar 10 menit juga dapat menguras kalium. Kandungan potasium dapat menurun, tetapi ini tidak berarti bahwa itu benar-benar hilang.

Tomat merupakan buah dengan jumlah potasium yang tinggi, sehingga tidak baik untuk penderita ginjal. Memilih makanan alternatif dengan kandungan kalium rendah membantu mengatur keadaan ginjal agar berfungsi dengan baik.

Makanan Yang Disarankan Untuk Penderita Penyakit Ginjal Kronis

Makanan olahan juga biasanya tinggi sodium karena sudah banyak diproses, misalnya pizza, pasta instan, dan makanan siap saji yang bisa dipanaskan kembali nanti di microwave. Selain itu, makanan olahan juga akan menurunkan kadar gizi yang sebenarnya.

Seperti sayuran berdaun hijau lainnya, bayam kaya akan nutrisi dan mineral

Makanan untuk penderita gagal ginjal kronis, sayuran untuk penderita gagal ginjal, penderita gagal ginjal, makanan selingan untuk penderita gagal ginjal, makanan pengganti nasi untuk penderita gagal ginjal, makanan yang baik untuk penderita gagal ginjal, buah untuk penderita gagal ginjal, makanan bagi penderita gagal ginjal, yakult untuk penderita gagal ginjal, menu penderita gagal ginjal, cemilan untuk penderita gagal ginjal, makanan penderita gagal ginjal

You May Also Like

About the Author: detik