Novel Layar Terkembang Karya Sutan Takdir Alisyahbana

Novel Layar Terkembang Karya Sutan Takdir Alisyahbana – Ganti bahasa Ganti bahasa Tutup menu Inggris Español Português Deutsch Français Русский Italiano Română Indonesia (dipilih) Pelajari lebih lanjut Unggah Memuat… Pengaturan pengguna di dekat menu Selamat datang di Scribdi! Unggah Bahasa () Fasilitas Scribd Baca pertanyaan yang sering diajukan dan dukungan masuk secara gratis

Lewati korsel Korsel sebelumnya Korsel berikutnya Apa itu Scribd? eBuku Buku Audio Majalah Webcast Lembaran Musik Dokumenter (dipilih) Jelajahi Kategori eBuku Pilihan Editor Penjual Terlaris Semua eBuku Fiksi Kontemporer Fiksi Sastra Agama & Spiritualitas Misteri Pemandangan Fiksi Rumah & Taman Misteri, Thriller & Kejahatan Distopia Dewasa, Paranormal & Paranormal . Sejarah Supernatural Sains & Fiksi Matematika Belajar & Persiapan Tes Kewirausahaan Usaha Kecil & Kewirausahaan Semua Kategori Jelajahi Kategori Audio Kategori Pilihan Editor Buku Terlaris Semua Buku Misteri, Thriller & Fiksi Kejahatan Thriller Misteri Kontemporer Thriller Romantis Thriller Paranormal & Ilmu Gaib & Fiksi Ilmiah Distopia Fantasi Manajemen Pertumbuhan Karir & Karir Biografi & Memoar Petualangan & Penjelajah Sejarah Agama & Spiritualitas Inspirasi & Spiritualitas Zaman Baru Semua Kategori Telusuri Kategori Majalah Pilihan Editor Semua Majalah Berita Bisnis Berita Keuangan Berita Politik Berita Politik Teknologi & Manajemen Uang Keuangan Pribadi Karir & Pertumbuhan Strategis Manajemen Bisnis Perencanaan Olahraga & Hiburan Hewan Peliharaan Permainan & Aktivitas Permainan Transportasi Kesehatan Olahraga & Kebugaran Seni Memasak Makanan & Anggur Rumah & Taman Kerajinan & Hobi Kategori i all Cari Podcast Semua Podcast Kategori Zaman Baru & Hiburan Misteri, Thriller & Fiksi Kriminal Kejahatan Sejati Sejarah Politik Ilmu Sosial Semua Kategori Country Klasik Folk Jazz & Blues Film & Musik Pop & Rock Agama & Bagian Standar Instrumen Musik Drum Angin & Gitar Perkusi, Bass & Akord Piano Akord Vokal Tingkat Kesulitan Pemula Menengah Lanjut Telusuri Dokumen Kategori Dokumen Akademik Model Bisnis Arsip Pengadilan Semua Dokumen Latihan Olah Raga & Kenyamanan Binaraga & Angkat Besi Tinju Seni Bela Diri Agama & Spiritualitas Kekristenan Yudaisme Penuaan & Spiritualitas Baru Itas Agama Buddha Islam Seni Musik Seni Pertunjukan Kesehatan Tubuh, Mind & Spirit Weight Loss D Teknologi Engh iri & Teknologi Politik Ilmu Politik Semua Kategori

Novel Layar Terkembang Karya Sutan Takdir Alisyahbana

Judul : Layar Terkembak Pengarang : Sutan Takdir Alisjahbana Penerbit : Balai Pustaka Tahun Terbit : 2006 (edisi pertama 1936) Tebal halaman : 201 halaman

Sinopis Novel Layar Terkembang

Kami juga memiliki rasa artistik Anda. Melalui karya-karya ini, orang dapat memperkuat kepekaan intelektual dan emosional mereka dengan memikirkan perbandingan dunia yang ditinggali dan diketahui pengarang pada waktu itu dengan dunia yang mereka andalkan dan tinggali sekarang. Melalui budaya, gaya bahasa, sejarah, struktur dan tatanan sosial, serta segala sesuatu yang berhubungan dengan masa lalu dapat menimbulkan perasaan tertentu di dalam hati, seperti yang Anda alami sendiri. Salah satu karya sastra fenomenal, novel Sutan Takdir Alisjahbana Layar Terkembang merupakan novel cinta kuno yang menjadi saksi sejarah dan perkembangan bahasa Indonesia serta cara berpikir Indonesia modern, khususnya bagaimana perempuan diperlakukan dalam kelas sosial. masyarakat. Novel ini berkisah tentang perjuangan perempuan Indonesia untuk meraih impiannya. Novel ini tergolong novel modern yang masih banyak diingat masyarakat Indonesia pada masa lampau (1936). Novel ini memperkenalkan banyak persoalan perempuan Indonesia dengan konflik budaya baru, pemikiran modern. Hak-hak perempuan, yaitu

Banyak yang dibawa oleh budaya modern dengan pengetahuan tentang gender, banyak yang diungkapkan dalam novel ini dan menjadi bagian dari perjuangan mereka yang luas dan mandiri. Ini juga memperkenalkan banyak isu baru konflik budaya antara Barat dan Timur dan isu-isu agama. Dimulai dengan pertemuan tiga tokoh utama, Yusuf, Maria dan Tut. Yusuf adalah mahasiswa kedokteran tingkat akhir. Maria adalah murid yang menyenangkan, dia suka berpakaian bagus dan memandang hidup dengan gembira. Tuti adalah seorang guru sekaligus gadis yang merasa dirinya hanya berbicara seperlunya, aktif dalam sosialisasi dan memperjuangkan kemajuan perempuan. Suatu ketika, Tuti dan Maria bertemu Yusuf di pasar ikan saat melihat-lihat akuarium. Yusuf diam-diam mencintai Maria, gadis yang wajahnya selalu ceria dan bibirnya selalu tersenyum, memancarkan semangat hidup yang dinamis. Saat Yusuf bersekolah, tak disangka ia bertemu dengan Tut dan Maria di depan Hotel Des Indes. Dia suka berjalan-jalan dengan mereka berdua. Sejak itu, Yusuf bertemu dan akrab dengan Marija. Sedangkan Tuti disibukkan dengan berbagai kegiatan organisasi. Tut memiliki ambisi untuk memimpin rakyatnya maju. Setelah mendapat izin dari sesepuh Martapura, Yusuf mengikuti Maria ke Bandung. Di sana, di sekitar air terjun Dago, Yusuf menyatakan cintanya kepada Maria. Dan perjalanan cinta antara Yusuf dan Maria dimulai seperti sebuah perahu dengan layar penuh mengarungi samudera kehidupan. Hari demi hari, cinta Yusuf dan Maryam semakin dekat, tak heran jika Maryam memimpikan Yusuf karena merindukannya. Melihat kondisi adiknya yang seperti ini, Tuti yang sibuk dengan bukunya diam-diam merindukan kehangatan cinta yang dirasakan Yusuf dan Maria. Hati Tut merindukan anak seperti itu. Tuti ingat Supomo. Pria itu telah mengiriminya surat cinta. Namun, Tuti tidak memberikan jawaban. Dan Supomo bukanlah orang yang Anda inginkan. Suatu hari, Maria pergi mengunjungi pasar ikan bersama Yusuf. Tak disangka setelah perjalanan tersebut, Maria jatuh sakit karena malaria. Selama beberapa hari ia hanya bisa tidur di tempat tidurnya, kondisinya sangat mengkhawatirkan ayahnya, Tut dan Yusuf. Maria batuk suatu hari, setelah pemeriksaan dokter ternyata menderita TBC.

Kondisinya semakin parah, sehingga dokter menganjurkan agar Maria dirawat di Rumah Sakit Wanita Tuberkulosis di Paceti (Bandung). Belakangan, sang ayah, Tuti dan Yusuf merawat Maria dan menemani Maria selama di rumah sakit. Bahkan selama liburan, mereka merawat Maria. Namun, kondisi Maria semakin memburuk sehingga peluangnya untuk sembuh sangat kecil. Hari terakhir liburan, juga hari terakhir Yusuf dan Tuti menemani Maria ke Bandung. Saat mereka mulai berpamitan untuk kembali ke Jakarta, Maria menggenggam tangan mereka erat-erat dan mengajak mereka menikah jika Maria pergi. Ini sangat mengejutkan Yusuf dan Tut. Akhirnya setelah berdoa, Maria meninggal. Yusuf dan Tuti menerima permintaan Maria. Lima hari sebelum pernikahan, Tuti dan Yusuf berziarah ke makam Maria di Pacet. Setelah itu, mereka kembali ke Cianjur untuk melanjutkan perjalanan dan melangsungkan pernikahan di Jakarta. Dalam novel Layar Terkembang ini, saya menangkap beberapa kalimat yang dibuat

Sutan Takdir sebagai Alisjahba. Pemberdayaan perempuan berarti laki-laki dan perempuan setara. Sehingga perempuan tidak memikirkan dirinya sendiri tetapi memperjuangkan pembangunan bangsa dan negara di masyarakat. Segala sesuatu yang Anda lakukan sebaiknya tidak hanya menggunakan logika atau perasaan saja, tetapi juga harus diperhitungkan dengan matang. Mimpi atau sesuatu yang maya itu perlu, tetapi tidak membuat manusia berpikir, tetapi berpikir dan bertindak, bagaimana yang maya itu menjadi nyata. Masalah yang muncul harus dihadapi, bukan dihindari dengan mencari jalan keluar. Misalnya, perkawinan digunakan untuk mencari perlindungan, simpati dan pelarian dari kesepian, atau untuk status sosial dan budaya. Orang-orang terpelajar seharusnya tidak ingin menjadi pekerja bergaji tinggi dan duduk di belakang meja, tetapi juga harus terjun ke lapangan dan menciptakan lapangan kerja. Takdir menjelaskan bahwa wanita pada masa lalu adalah wanita yang berkarakter lemah, tidak mandiri dan perawan, karakter ini menghilang karena meningkatnya pendidikan wanita. Dalam novel Layar Terkembang diketahui ada dua tokoh yaitu Tuti dan Maria. Di akhir cerita, karakter Maria dibunuh oleh Destiny karena meramalkan bahwa di masa depan ia akan terpelajar, kreatif, pekerja keras, dan mandiri dalam hidup. Oktanio, Omi Intan Naomi, Puthut EA, St. Ed…

Fakta Sutan Takdir Alisjahbana, Sastrawan Ahli Tata Bahasa Indonesia

Novel Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana merupakan salah satu tonggak sejarah sastra Indonesia modern. Novel ini berkisah tentang dua kakak beradik yang merupakan mahasiswa kedokteran (Tuti dan Maria) dengan kepribadian dan pandangan yang berbeda. Maria (adik) periang dan mudah dikagumi, sedangkan Tuti (adik) selalu serius dan aktif dalam berbagai kegiatan kewanitaan.

Yusuf yang juga seorang mahasiswa kedokteran muncul di tengah dua gadis cantik tersebut. Dari pertemuan pertama, Maria dan Joseph memiliki kontak batin hingga mereka jatuh cinta.

Tuti juga ingin punya pacar. Supomo, seorang pemuda terpelajar dan berbudi luhur, mengirim surat cinta. Namun, karena dia bukan pria idamannya, dia menolak cinta Supomo. Sejak itu, hari-harinya disibukkan dengan kegiatan organisasi dan membaca buku, sehingga ia melupakan impian sang kekasih. Namun takdir kemudian menulis takdir yang berbeda untuk kakak beradik itu.

Novel ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1937 oleh Balai Pustaka, Jakarta. Edisi ke-24 diterbitkan pada tahun 1995. Buku bekas yang kami jual adalah edisi ke-24.

Direktori File Upi

Kondisi: Lumayan (Stiker perpustakaan di bagian belakang buku. Ada grepes di bagian belakang buku. Stempel perpustakaan di sampul dan halaman 1-3. Bercak coklat di beberapa halaman dan halaman pertama dan terakhir di sampul belakang karena lama disimpan. Blok hitam di sisi kanan sampul belakang. Tempat kartu kredit di sampul belakang buku.)

Sinopsis novel salah pilih karya nur sutan iskandar, tema novel layar terkembang, novel salah pilih karya nur sutan iskandar, sutan takdir alisyahbana, sinopsis layar terkembang karya sutan takdir alisjahbana, unsur ekstrinsik novel layar terkembang, unsur instrinsik novel layar terkembang, amanat novel layar terkembang, download novel layar terkembang pdf, novel karya nur sutan iskandar, novel karya sutan takdir alisjahbana, tokoh novel layar terkembang

You May Also Like

About the Author: detik