Penjelasan Mudah Segitiga Exposure Kamera DSLR

Penjelasan Mudah Segitiga Exposure Kamera DSLR
detikinfo.megazio.com

detikinfo.megazio.com – Kini aktivitas atau pekerjaan menjadi seorang fotografer sudah banyak diminati dan digeluti oleh banyak orang.

Pekerjaan dalam bidang fotografi sangat menyenangkan dan mengasyikan karena selain melakukan hobi dan bakat yang kita miliki kita juga bisa mendapat penghasilan dari kegiatan fotografi yang kita lakukan.

Di dalam dunia fotografi pasti semua orang tahu apa itu istilah segitiga exposure.

Namun meski begitu juga banyak orang awam yang masih tidak mengetahui apa itu segitiga exposure. Secara sederhana exposure merupakan gelap terang dari sebuah gambar atau foto. Dalam exposure tidak pernah ada pengaturan sebuah exposure yang pas.

Tidak ada pengaturan eksposure yang salah atau benar, karena pengaturan segitiga exposure ini tergantung pada kondisi dan ide, karakter, atau keinginan dari masing masing fotografer.

Jika seorang fotografer menginginkan hasil gambar yang dramatis, sedih, misterius maka fotografer harus mengatur exposure agar gambar memiliki nuansa gelap.

Tapi jika menggunakan pengaturan bawaan maka nantinya gambar tidak sesuai kondisi dan pesan yang disampaikan tidak tercapai. Oleh karena itu penting sekali untuk mengetahui apa itu exposure. Berikut ini penejelasan mudah mengenai segitiga exposure.

Segitiga Exposure

Segitiga Exposure merupakan rangkaian 3 komponen yaitu ISO, shutter speed, dan Apperture. Rangakian ketiga komponen ini saling berkaitan dalam mempengaruhi seberapa banyak masuknya cahaya yang akan mencapai sensor kamera untuk mengambil sebuah gambar.

Oleh karena itu kamu perlu mengatur ketiganya agar kamu dapat mengambil gambar dengan hasil yang bagus dan memuaskan. Untuk dapat membuat dan menyeimbangkan pengaturan segitiga exposure maka kamu perlu melakukan banyak latihan.

Penjelasan Komponen Segitiga Exposure

Shutter speed

Shutter speed merupakan waktu berapa lama jendela terbuka untuk sensor dapat menerima cahaya atau kecepatan buka dan tutup sensor dalam menangkap cahaya.

Semakin lama jendela sensor ini terbuka maka semakin banyak pula cahaya yang akan masuk atau diterima. Shutter speed ini kecepatannya diukur dalam sekon, semakin cepat pengaturan suhtter speed maka semakin cepat pula sensor menangkap cahaya dan gambar akan lebih jelas.

Sedangkan jika semakin lama pengaturan shutter speed maka semakin terang foto yang dihasilkan karena semakin banyak cahaya yang masuk dan nanti hasil gambar yang dihasilkan jadi blur atau lebih lembut. Shutter speed yang diatur 1/25 detik nantinya menjadi lambat 5 kali dari 1/125 detik.

Apperture

Apperture merupakan besar kecilnya jendela diafragma yang terbuka pada lensa.

Semakin besar pengaturan apperture maka semakin banyak pula cahaya yang masuk dan gambar yang dihasilkan ruang tajamnya semakin sempit dan sebaliknya.

Pada apperture semakin kecil angkanya maka semakin besar bukaan lensanya. Contoh pengaturan apperture f/1.4 lebih besar dari f/1.8. Dan jika apperture nya besar maka suhtter speed nya akan semakin cepat.

ISO

ISO atau international Standardization Organization merupakan tingkat sensivitas sensor kamera pada cahaya yang masuk. Apabila pengaturan ISO semakin tinggi maka semakin sensifif juga sensor kamera.

Menaikkan pengaturan ISO maka dapat membantu kamu memaksimalkan pengambilan gamabr ditempat gelap atau minim cahaya. Saat pengaturan ISO dinaikkan maka shutter speed juga semakin cepat dan gambar yang dihasilkan akan muncul noise.

Itulah penjelasan mengenai segitia eksposure yang juga sangat berpengaruh terhadap hasil foto yang dihasilkan menggunakan kamera DSLR.

Semakin kalian belajar dan memahami ilmu mengenai segitiga eksposure, semakin bagus pulsa foto yang kalian ambil.

#Penjelasan #Mudah #Segitiga #Exposure #Kamera #DSLR

visite: megazio.com – detikinfo.megazio.com

You May Also Like

About the Author: detik